Skip to main content

Bagaimana dan kapan menggunakan alat pemadam api ringan

Fire extinguisher atau alat pemadam api ringan (APAR) merupakan sebuah alat pemadam kebakaran yang berfungsi untuk memadamkan kebakaran ringan saja. Material pemadaman yang digunakan juga berbeda beda sesuai dengan klasifikasi tipe bahayanya. Pemakaian fire extinguisher cukup mudah tetapi latihan untuk melakukan uji coba penggunaan fire extinguisher setidaknya setahun sekali perlu dijadikan pertimbangan yang penting. Untuk mempermudah mengingat bagaimana menggunakanfire extinguisher dengan singkatan sebagai berikut:

P – Pull
Tarik pin di bagian atas fire extinguisher. Ini digunakan untuk melepaskan kunci dan mengeluarkan material pemadam api dari fire extinguisher.

A – Aim
Arahkan fire extinguisher ke pusat api. Pastikan Anda mengarahkan fire extinguisher Anda ke pusat api sehingga Anda tidak berisiko meniupnya dan menyebabkan api menyebar.

S – Squeeze
Tekan tuas perlahan-lahan. Ini akan melepaskan material pemadam api dari fire extinguisher Anda. Fire extinguisher akan berhenti mengalir begitu gagang dilepaskan.

S – Sweep
Sapu dari sisi ke sisi, menutupi semua area sumber api dengan alat pemadam sampai api benar-benar tersiram. Pastikan Anda memulai jarak aman dari sumber api (kebanyakan alat pemadam kebakaran memiliki jangkauan lebih dari 10 ft) dan lakukan pemadaman sampai api benar-benar padam. Tunggu beberapa detik setelah hilang untuk memastikannya api tidak menyala kembali.

Mengetahui cara menggunakan fire extinguisher itu penting, tetapi sama pentingnya adalah mengetahui kapan menggunakannya.

Jawaban yang jelas untuk pertanyaan ini adalah "Menanggapi kebakaran". Tetapi menggunakan alat pemadam kebakaran tanpa mengambil tindakan pencegahan yang tepat dari Anda sendiri dapat menempatkan Anda pada risiko cedera serius tanpa membuat api menjadi kurang berbahaya. Pengujian keamanan FM global dan organisasi sertifikasi Underwriters Laboratories menyarankan Anda menggunakan alat pemadam kebakaran hanya di bawah kondisi berikut:
  • Api berada di area kecil dan cenderung tidak kembali membesar
  • Anda tahu cara menggunakan alat pemadam (lihat di atas)
  • Semua orang sudah keluar dari gedung dengan selamat
  • Petugas pemadam kebakaran telah dipanggil
  • Ruangan itu tidak dipenuhi asap

Sudah cukup sering orang terluka atau menjadi lebih buruk ketika mencoba mengendalikan api dengan fire extinguisher portabel standar. Untuk mengingatkan semua orang bahwa ketika mencoba memadamkan api ringan hanya dapat membantu melindungi properti saja, lebih penting lagi agar Anda tetap aman dan dapat keluar dari gedung tanpa mengalami cedera. Jika Anda merasa tidak nyaman memadamkan api sendiri, jangan khawatir tentang itu. Jika api tidak dapat dipadamkan dengan fire extinguisher segera panggil petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Comments

Popular posts from this blog

Inspeksi, Pengujian dan Perawatan Untuk Sprinkler System Yang Telah Terpasang Selama 5 Tahun

Di bawah panduan NFPA 25, ada beberapa frekuensi untuk pemeriksaan, pengujian, dan pemeliharaan sprinkler system . Salah satu inspeksi yang paling penting dan terlewatkan adalah inspeksi sprinkler system 5 tahun. Artikel ini akan menyentuh poin-poin penting tentang pemeriksaan 5 tahun dan mengapa itu sangat penting. Jadi mari selami secara langsung ke pemeriksaan, pengujian, dan pemeliharaan sprinkler system yang telah terpasang selama 5 tahun. Pertama-tama kita harus mencatat siapa yang bertanggung jawab untuk inspeksi sprinkler system 5 tahun. Pemilik bangunan atau perwakilan pemilik memiliki tanggung jawab untuk pemeriksaan. Mereka juga bertanggung jawab untuk aksesibilitas ke komponen bangunan dan sprinkler system . Ada beberapa jenis sprinkler system dan setiap jenis sistem memiliki persyaratan yang berbeda untuk pemeriksaan, pengujian, dan pemeliharaan sehingga yang perlu kita tentukan dulu adalah jenis sistem apa yang ada di dalam suatu gedung. Kontraktor sprinkl...

Penentuan Kebutuhan Air Untuk Sistem Pemadam Kebakaran

Air merupakan elemen yang paling penting dalam sistem pencegah kebakaran berbasis air ( water based fire protection system ) oleh karena itu ketersediaan air harus selalu siap sedia kapanpun sistem pemadam kebakaran dibutuhkan. Air yang tersedia juga harus diperhatikan kapasitasnya untuk memenuhi minimum kebutuhan air pemadam agar saat berlangsungnya pemadaman kebakaran tidak terjadi kurangnya air yang menyebabkan proses pemadaman terhambat dan mungkin juga dapat menyebabkan kerugian yang jauh lebih besar karena terhentinya proses pemadaman kebakaran tersebut. Hal ini banyak yang kurang diperhatikan oleh setiap pemilik gedung perkantoran, pabrik, pertambangan, pembangkit listrik dan sebagainya, sehingga saat dikaji ulang ketersediaan air yang ada tidak memenuhi minimum ketersediaan air pemadam kebakaran. Lalu, bagaimana kita tahu berapa minimum ketersediaan air yang diperlukan? Berikut adalah beberapa persyaratan utama yang harus terpenuhi: Kebutuhan air terbesar pada suatu ...

Mengenal Water Mist System

Sistem perlindungan kebakaran berbasis air telah ada sejak tahun 1860, dan water mist system membuat argumen kuat bahwa mereka akan ada selama bertahun-tahun yang akan datang. Dapatkah water mist system mengambil alih industri proteksi kebakaran ? Dengan meningkatnya masalah keamanan dan dampak lingkungan dari agen penekan lain seperti hidrokarbon terhalogenasi dan karbon dioksida serta dry dan wet chemical , water mist system hal ini bisa menjadi jawabannya. Sistem proteksi kebakaran yang paling umum digunakan di Amerika Serikat saat ini adalah wet pipe automatic sprinkler system . Jadi, mengapa tidak memperbaiki apa yang sudah berhasil yaitu menggunakan media air. Pada tahun 1996, National Fire Protection Association (NFPA) menyusun NFPA 750, Standard on Water Mist Fire Protection Systems , yang sekarang menjadi standar pada pemasangan water mist system . Water mist system adalah sistem distribusi yang terhubung semata-mata dengan suplai air atau alternatifnya ke su...