Skip to main content

Pemahaman Tentang Kinerja System Fire Protection Pada Ruang Data Center


Masyarakat modern sangat bergantung pada kemampuan untuk berkomunikasi dan mengakses data secara instan tergantung pada jaringan global dari sistem telekomunikasi dan pusat data interkoneksi. Sejumlah besar konten digital disimpan di beberapa lokasi dan diambil secara transparan/langsung oleh pengguna.

Kebakaran merupakan suatu bahaya yang dapat mengakibatkan kerusakan signifikan bagi pusat-pusat penyimpanan data tersebut. Bahkan api/kebakaran  yang sangat kecil sekalipun dapat  menyebabkan kehilangan data dan gangguan layanan yang signifikan. Dampak lain ataupun dampak tidak langsung yang dapat terjadi dari kebakaran adalah  business interuption dan gangguan operasional pada lokasi yang jauh secara geografis dari pusat data  / telekomunikasi itu sendiri, dan terkadang kerugian yang dihasilkan dapat melebihi dari kerugian secara fisik (property loss)
Dalam beberapa tahun terakhir, ada perubahan dramatis untuk peralatan-peralatan yang ditempatkan/ digunakan di fasilitas ini, masing-masing memiliki dampak terhadap resiko kebakaran yang dapat terjadi.

Peralatan-peralatan tersebut mengakibatkan tantangan keselamatan kebakaran yang dapat terjadi seperti: jumlah material yang mudah terbakar, density energi, aksesibilitas, dan pengolahan aliran udara yang cukup kompleks guna menngurangi panas yang ditimbulkan oleh perangkat tersebut. Masing-masing dari tantangan tersebut diatas secara langsung akan mempengaruhi desain sistem keselamatan kebakaran, termasuk system deteksi, system pemadaman api, dan program tanggap darurat.

System pengaturan udara didalam  ruangan perangkat yang dapat  menghantarkan sejumlah besar udara dingin tersebut adalah suatu inovasi guna mengatur suhu panas yang dihasilkan. Akan tetapi dengan adanya aliran udara yang tinggi tersebut dapat menyebabkan smoke dilution, yang akan mempengaruhi secara signifikan terhadap penggunaan system pendeteksian dan system pemadaman api yang tepat dan memadai untuk kondisi tersebut. Dikarenakan system deteksi dapat bekerja /aktif karena dipengaruhi oleh pola aliran udara, sedangkan system pemadaman (suppression system) dipengaruhi dari volume udara dan pembatas ruangan ataupun pembatas perangkat-perangkat tersebut.

Dengan menganalisis bahaya-bahaya ini, dan mempertimbangkan proses-proses system pemadaman api maka diharapkan upaya penanggulangan bahaya kebakaran  dapat dikembangkan untuk mengantisipasi resiko yang dapat terjadi dalam ruangan perangkat tersebut karena perkembangan untuk pusat pusat data akan terus meningkat seiring dengan berjalannya kemajuan teknologi.

Comments

Popular posts from this blog

Inspeksi, Pengujian dan Perawatan Untuk Sprinkler System Yang Telah Terpasang Selama 5 Tahun

Di bawah panduan NFPA 25, ada beberapa frekuensi untuk pemeriksaan, pengujian, dan pemeliharaan sprinkler system . Salah satu inspeksi yang paling penting dan terlewatkan adalah inspeksi sprinkler system 5 tahun. Artikel ini akan menyentuh poin-poin penting tentang pemeriksaan 5 tahun dan mengapa itu sangat penting. Jadi mari selami secara langsung ke pemeriksaan, pengujian, dan pemeliharaan sprinkler system yang telah terpasang selama 5 tahun. Pertama-tama kita harus mencatat siapa yang bertanggung jawab untuk inspeksi sprinkler system 5 tahun. Pemilik bangunan atau perwakilan pemilik memiliki tanggung jawab untuk pemeriksaan. Mereka juga bertanggung jawab untuk aksesibilitas ke komponen bangunan dan sprinkler system . Ada beberapa jenis sprinkler system dan setiap jenis sistem memiliki persyaratan yang berbeda untuk pemeriksaan, pengujian, dan pemeliharaan sehingga yang perlu kita tentukan dulu adalah jenis sistem apa yang ada di dalam suatu gedung. Kontraktor sprinkl...

Penentuan Kebutuhan Air Untuk Sistem Pemadam Kebakaran

Air merupakan elemen yang paling penting dalam sistem pencegah kebakaran berbasis air ( water based fire protection system ) oleh karena itu ketersediaan air harus selalu siap sedia kapanpun sistem pemadam kebakaran dibutuhkan. Air yang tersedia juga harus diperhatikan kapasitasnya untuk memenuhi minimum kebutuhan air pemadam agar saat berlangsungnya pemadaman kebakaran tidak terjadi kurangnya air yang menyebabkan proses pemadaman terhambat dan mungkin juga dapat menyebabkan kerugian yang jauh lebih besar karena terhentinya proses pemadaman kebakaran tersebut. Hal ini banyak yang kurang diperhatikan oleh setiap pemilik gedung perkantoran, pabrik, pertambangan, pembangkit listrik dan sebagainya, sehingga saat dikaji ulang ketersediaan air yang ada tidak memenuhi minimum ketersediaan air pemadam kebakaran. Lalu, bagaimana kita tahu berapa minimum ketersediaan air yang diperlukan? Berikut adalah beberapa persyaratan utama yang harus terpenuhi: Kebutuhan air terbesar pada suatu ...

Mengenal Water Mist System

Sistem perlindungan kebakaran berbasis air telah ada sejak tahun 1860, dan water mist system membuat argumen kuat bahwa mereka akan ada selama bertahun-tahun yang akan datang. Dapatkah water mist system mengambil alih industri proteksi kebakaran ? Dengan meningkatnya masalah keamanan dan dampak lingkungan dari agen penekan lain seperti hidrokarbon terhalogenasi dan karbon dioksida serta dry dan wet chemical , water mist system hal ini bisa menjadi jawabannya. Sistem proteksi kebakaran yang paling umum digunakan di Amerika Serikat saat ini adalah wet pipe automatic sprinkler system . Jadi, mengapa tidak memperbaiki apa yang sudah berhasil yaitu menggunakan media air. Pada tahun 1996, National Fire Protection Association (NFPA) menyusun NFPA 750, Standard on Water Mist Fire Protection Systems , yang sekarang menjadi standar pada pemasangan water mist system . Water mist system adalah sistem distribusi yang terhubung semata-mata dengan suplai air atau alternatifnya ke su...